
BANDARLAMPUNG – Penguatan ekosistem peternakan telur di Provinsi Lampung diyakini berdampak nyata bagi masyarakat. Mulai dari meningkat ketersediaan pangan bergizi, stabilitas harga telur, hingga kesejahteraan peternak.
DPRD Lampung mendukung langkah Pemerintah Provinsi Lampung membangun tata kelola peternakan lebih terintegrasi agar manfaatnya langsung masyarakat rasakan.
Anggota Komisi II DPRD Lampung Imelda, berkata penguatan ekosistem peternakan harus dari hulu ke hilir. Mulai dari peningkatan produksi, distribusi, perluasan akses pasar, hingga pengembangan industri hilir.
“Kebijakan ini akan memperkuat daya saing peternak lokal, menjaga ketahanan pangan daerah, serta menyiptakan kepastian usaha bagi para peternak,” ujar Imelda, Selasa 4 Agustus 2026.
Menurutnya, peningkatan penyerapan produksi telur peternak lokal, stabilitas harga pakan dan telur, dan pengembangan industri pengolahan menjadi langkah strategis meningkatkan nilai tambah hasil peternakan.
Upaya itu, harap Imelda, mampu memperkuat usaha peternak, menjaga ketersediaan pangan bergizi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“DPRD Lampung akan terus mendukung kebijakan berpihak kepada peternak. Ini agar pendapatan peternak meningkat, pasokan pangan bergizi terjamin, harga tetap stabil, dan sektor peternakan Lampung jadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya. (hms)